HARIANRIAU.CO - Kejadian ini sepertinya bisa menjadi pelajaran untuk berhati-hati dalam berswafoto (selfie photo). Seperti yang dialami oleh AS (17), siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bumiayu yang tersambar Kereta Api (KA) di jalur Kereta Api di Jembatan Sakalibel, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, KM 313+8, Minggu (28/10), pukul 15.15 WIB.
Humas Daop 5 PT KAI, Supriyanto, mengatakan informasi dari masinis KA Gayabaru Malam saat melintas di km 313+0 petak Bumiayu-Kretek ada anak-anak sedang berswafoto. Ada 4 orang termasuk AS.
"Informasinya AS bersama ketiga temannya sedang berfoto-foto sekitar perlintasan KA tersebut," katanya dikutip harianriau dari laman kumparan.


Supriyanto mengungkapkan, saat korban mulai mendekat ke TKP, masinis sudah memberikan peringatan, dengan membunyikan klakson. Namun tidak menghiraukan.
"Akhirnya AS tertampar KA. Langsung KA berhenti mengecek rangkaian," ujarnya.
Beruntung, AS selamat dari peristiwa ini. Namun, dia mengalami luka robek pada bagian kepala bagian belakang, sedangkan kaki kiri dan tangan kiri patah.
Petugas yang mendatangi TKP kemudian melakukan pendataan dan dibawa ke RSUD Bumiayu. Karena pertimbangan pengobatan, selanjutnya AS dirujuk ke RS Margono Purwokerto.

